BPPTIK – Balai Pelatihan dan Pengembangan Teknologi Informasi dan Komunikasi (BPPTIK) menyelenggarakan Pelatihan Teknis Bidang TIK untuk Penyuluh Agama Angkatan III Tahun 2021 di BPPTIK Kominfo secara Daring.

Kegiatan dilaksanakan pada tanggal 01 – 12 November 2021 secara Daring melalui media B’Learning BPPTIK dan aplikasi video conference Zoom Meeting. Tujuan kegiatan ini adalah meningkatkan kompetensi teknis bidang TIK bagi Penyuluh Agama di lingkungan Kementerian Agama dalam menggunakan dan/atau mengelola TIK secara professional dalam melaksanakan pekerjaanya. Selain itu, peserta diharapkan dapat meningkatkan pelayanan public berbasis e-Government. Pelatihan ini diselenggarakan dengan sumber dana dari DIPA BPPTIK Tahun Anggaran 2021.

Pembukaan diawali dengan laporan ketua panitia penyelenggara oleh Subkoordinator Penyelenggaraan Pelatihan Aparatur. Pelatihan pada kegiatan ini mengacu kepada Unit Kompetensi SKKNI Bidang Pengoperasian Komputer dan dilengkapi dengan kompetensi Penggunaan Perangkat Lunak Pengolah Gambar Tingkat Dasar. Jumlah peserta yang mengikuti pelatihan ini adalah sebanyak 650 orang yang merupakan penyuluh agama di lingkungan Kementerian Agama dari berbagai wilayah di Indonesia. Jumlah tenaga pengajar berjumlah 26 orang yang berasal dari Kementerian Agama. Pembukaan turut dihadiri oleh para tenaga pengajar, serta para peserta pelatihan.

Kegiatan dibuka secara resmi oleh Kepala BPPTIK Kementerian Kominfo, Nusirwan, pada hari Senin, 01 November 2021. Dalam pemaparannya, beliau menyampaikan Program Digital Talent Scholarship tahun 2021 didesain untuk menciptakan ekosistem seimbang dalam memaksimalkan peran pentahelix (pemerintah, komunitas/masyarakat, institusi pendidikan tinggi, dunia usaha, dan media) untuk menjadi fasilitator dan akselerator pendukung ekonomi digital. Program Digital Talent Scholarship bertujuan untuk meningkatkan keterampilan dan daya saing, produktivitas, profesionalisme SDM bidang teknologi informasi dan komunikasi bagi angkatan kerja muda Indonesia, masyarakat umum, dan aparatur sipil negara.

Kepala BPPTIK juga menyampaikan bahwa era digital ini merupakan era percepatan teknologi, seluruh ASN harus memiliki literasi digital di Era transformasi digital ini, seluruh staf pemerintahan atau ASN harus paham digital. Kerjasama dengan Kementerian Agama ini adalah bentuk sinergitas yang baik antar lembaga pemerintah, karena para penyuluh agama Kementerian Agama ini memiliki tupoksi yang sangat
penting dalam menyampaikan hal-hal bagi masyarakat Indonesia. Penyuluh Agama yang memiliki kompetensi di Bidang TIK sangat diperlukan agar dapat memberikan pemahaman yang masif dan komprehensif kepada Masyarakat dengan memanfaatkan TIK. Masyarakat saat ini seringkali terjebak dengan HOAX dan berita yang tidak benar, khususnya di bidang Agama, sehingga peran Penyuluh Agama di dunia digital saat ini sangat dibutuhkan, untuk mendakwahkan Agama Islam sebagai Agama Rahmatan Lil ‘Alamin secara Online.

Sesi Foto Bersama

Beliau juga menyampaikan selamat mengikuti kegiatan dan semoga dapat mengikutinya dengan sebaikbaiknya kepada para peserta Pelatihan Teknis Bidang TIK bagi Penyuluh Agama Islam Angkatan Ke-3. Pembukaan pelatihan ini ditutup dengan doa bersama. (bpptik/kat/rie)

Survei

Apakah informasi pada konten ini sesuai dengan tujuan website BPPTIK?
Sangat Tidak SesuaiTidak SesuaiSesuaiSangat Sesuai
(Belum ada yang menilai)
Loading...