BPPTIK – Balai Pelatihan dan Pengembangan Teknologi Informasi dan Komunikasi (BPPTIK) menyelenggarakan Pelatihan Teknis Bidang TIK bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) Kementerian Pendidikan,Kebudayaan, Riset, dan Teknologi Republik Indonesia Tahun 2021 di BPPTIK Kominfo secara Daring.

Kegiatan dilaksanakan pada tanggal 28 Juni – 09 Juli 2021 secara Daring melalui media LMS B’Learning BPPTIK dan aplikasi video conference Zoom Meeting. Tujuan kegiatan ini adalah meningkatkan kompetensi teknis bidang TIK bagi Aparatur Sipil Negara di lingkungan Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi Republik Indonesia (Kemendikbud) dalam menggunakan atau mengelola TIK secara profesional dalam melaksanakan pekerjaanya dan mendukung e-Government dan pelayanan public berbasis online bagi masyarakat luas.

Kegiatan ini terdiri dari Pelatihan Teknis Bidang TIK Office Operator untuk Perkantoran dan Sertifikasi dengan menggunakan standar SKKNI dengan sumber dana dari Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP). Jumlah peserta yang mengikuti pelatihan ini adalah sebanyak 38 orang yang berasal dari satuan kerja di lingkungan Kemendikbud. Jumlah tenaga pengajar berjumlah 4 orang yang berasal dari BPPTIK dan Relawan TIK.

Kegiatan ini di awali dengan laporan ketua panitia, Pak Hary Yudhanto, selaku Sub Koordinator Seksi Penyelenggara Aparatur. Kemudian dilanjutkan oleh Kepala Balai Pelatihan dan Pengembangan Teknologi Informasi dan Komunikasi (BPPTIK), Pak Nusirwan untuk memberikan sambutan dan membuka kegiatan sini secara resmi. Pembukaan turut dihadiri oleh para tenaga pengajar, para peserta pelatihan, serta panitia penyelenggara. Dalam sambutan tersebut, beliau menyampaikan, dalam kondisi pandemi saat ini, baik dilingkungan Kementerian Kominfo maupun perkantoran di seluruh Indonesia telah menjadi suatu keharusan untuk melaksanakan kegiatan secara online. Berdasarkan observasi di lingkungan Kementerian Kominfo, PNS di Indonesia berjumlah 4,5 juta orang dan hanya 15% mampu yang menguasi TIK. Oleh karena itu, beliau berterimakasih dan mengapresiasi terlaksananya kegiatan ini sebagai upaya dalam meningkatkan dan mengoptimalkan pelayanan publik berbasis TIK.

Kegiatan dilanjutkan dengan penyampaian materi oleh Kepala BPPTIK mengenai Strategi Pengembangan Sumber Daya Manusia Bidang Teknologi Informasi dan Komunikasi secara Nasional. Pemerintah Indonesia melalui Kementerian Kominfo, membuat Digital Talent Scholarship yang diharapkan dapat menguatkan SDM di bidang TIK di Indonesia. Target Indonesia Digital 2021-2024 yaitu, tambahan pertumbuhan PDB 1%, pertumbuhan Start-Up hingga 5000 perusahaan, 2,5 juta lapangan pekerjaan, 600.000 orang dapat dilatih, 50% UMKM terdigitalisasi, 82,3% pengguna internet. Pada akhir pelatihan, beliau mengajak para peserta untuk turut ikut andil dalam kegiatan Akademi Digital Talent Schoralship tahun 2021 agar bersama-sama membantu Indonesia dalam mencapai target Indonesia Digital di tahun 2024 nanti. (bpptik/nfm/rie)

Survei

Apakah informasi pada konten ini sesuai dengan tujuan website BPPTIK?
Sangat Tidak SesuaiTidak SesuaiSesuaiSangat Sesuai
(Belum ada yang menilai)
Loading...