BPPTIK (16/04/2021) – Pemerintah Korea Selatan melalui Korea International Cooperation Agency (KOICA) bersama BPPTIK Kementerian Komunikasi dan Informatika melakukan penandatanganan serah terima hibah International dalam rangka pengembangan SDM di Indonesia.

Hibah tersebut diwujudkan dalam bentuk pengembangan kurikukulum pembelajaran bidang digital dalam berbagai tema dan pembaruan serta upgrade fasilitas yang telah direalisasikan BPPTIK selama kurun waktu tahun 2018 hingga tahun 2021.

“Proyek ini merupakan salah satu proyek KOICA yang paling sukses, dan BPPTIK Cikarang pun dianggap mewakili proyek kerjasama antara Republik Korea dan Republik Indonesia di bidang Pengembangan Sumber Daya Manusia, khususnya Pelatihan ITC yang cukup baik. Oleh karena itu, tujuan dari proyek ini adalah untuk memberikan pelatihan IT bagi para Aparatur Sipil Negara (ASN) Indonesia dan juga masyarakat umum. Lebih lanjut, kami berharap proyek ini akan menjadi contoh proyek praktik terbaik untuk pelatihan dan pengembangan TIK di Asia Tenggara dan negara lain. Melalui proyek ini, diharapkan BPPTIK Cikarang akan terus meningkatkan kapasitas untuk berbagi pengetahuan TIK dan sumber daya manusia di Indonesia, dan saya juga mengandalkan kemitraan interaktif yang baik antara KOICA, Kementerian KOMINFO, dan BPPTIK Cikarang dalam hal keberlanjutan proyek serta kerjasama persahabatan antara Pemerintah Korea dan Indonesia,” dikutip dari penjelasan Mr. Jeong Hoe Jin, Country Director KOICA Indonesia Office.

Sementara itu, Kepada Badan Litbang SDM Kominfo, Hary Budiarto menjelaskan bahwa KOICA dan Balitbang SDM Kominfo memiliki kesamaan visi dalam pengembangan SDM, khususnya dalam bidang TIK dan fasilitas penunjangnya. Komitmen dan dukungan yang kuat dari KOICA telah menjadi penyemangat bagi Balitbang SDM untuk semakin berperan dalam pengembangan SDM bidang TIK di Indonesia agar nantinya dapat bekompetisi secara global. Kompetisi SDM bidang TIK dalam skala internasional dapat terwujud melalui basis pelatihan yang berstandar international.

Akhirnya, kepala BPPTIK Kominfo, Nusirwan menyatakan walaupun penandatanganan laporan  hasil dari perjanjian kerjasama RoD ini menjadi symbol berakhirnya kerjasama ini, tapi kami (bpptik dan Kominfo) berharap penandatanganan ini menjadi simbol/awal baru dalam kerjasama antara KOICA dan Balitbang SDM dalam hal lainnya.

Sebagai informasi, hibah ini merupakan proses lanjutan dari hibah tahap pertama dari pihak pemerintahan Korea Selatan pada tahun 2013-2017. Dalam hibah tahap pertama yang telah direalisasikan pada tahun 2013-2017, BPPTIK menggunakan hibah tersebut dalam wujud program kerjasama IT Capacity Building pada tahun 2013-2017 dan mengadakan pelatihan bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) dan Masyarakat Umum. Program kerjasama ini tercantum pula dalam Record of Disscusion (RoD) “IT Management Support” dengan nilai hibah 345.000 US Dollar. (dfb/ars)

Survei

Apakah informasi pada konten ini sesuai dengan tujuan website BPPTIK?
Sangat Tidak SesuaiTidak SesuaiSesuaiSangat Sesuai
(Belum ada yang menilai)
Loading...
 

Tags: , ,