BPPTIK – Dalam rangka meningkatkan kompetensi teknis bidang TIK bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) dan mendukung implementasi e-Government di Indonesia, Balai Pelatihan dan Pengembangan Teknologi Informasi dan Komunikasi (BPPTIK) Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) akan menyelenggarakan Pelatihan Teknis Bidang TIK bagi ASN pada Tahun Anggaran 2021.

Pelatihan yang akan diselenggarakan sebanyak 6 angkatan dengan sumber dana dari Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP).  Pelatihan yang dibuka yaitu Fundamental Web Design, Fundamental Network Administration, Fundamental Graphic Design, Fundamental Database Development, Fundamental 3D Modelling with 3D Blender, Open Source Basic, dan Office Application untuk Perkantoran. Seluruh Pelatihan tersebut akan diselenggarakan melalui daring via B’Learning (LMS BPPTIK) dan Video Conference.

Pelatihan Teknis Bidang TIK yang diselenggarakan oleh BPPTIK telah terakreditasi oleh Lembaga Administrasi Negara (LAN) melalui SK Kepala LAN Nomor 489/K.1/PDP.10.4 tentang Penetapan Badan Penelitian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Kementerian Komunikasi dan Informatika Sebagai Instansi Pengakreditasi Pendidikan dan Pelatihan Teknis. Hal ini terkait dengan Peraturan Pemerintah Nomor 11 Tahun 2017 tentang Manajemen Pegawai Negeri Sipil, pasal 214 ayat (5) menyebutkan bahwa “Pelatihan Teknis diselenggarakan oleh lembaga pelatihan terakreditasi”.

Biaya pelatihan akan ditanggung oleh instansi masing-masing.

Informasi detail jadwal masing-masing Pelatihan dapat dilihat pada menu Jadwal di situs web BPPTIK ini.

Pendaftaran hanya dilakukan melalui formulir pendaftaran online pada website BPPTIK (klik di sini), paling lambat sesuai tanggal “Tahap Pendaftaran” yang tercantum pada jadwal pelatihan.

Surat Penawaran Pelatihan Teknis Bidang TIK dan Sertifikasi SKKNI bidang TIK tersebut di atas dapat diunduh di sini.

Survei

Apakah informasi pada konten ini sesuai dengan tujuan website BPPTIK?
Sangat Tidak SesuaiTidak SesuaiSesuaiSangat Sesuai
(5 orang telah menilai. Nilai rata-rata: 3,80, dari nilai maksimal 4)
Loading...