BPPTIK – Selasa (06/10/2020), Kementerian Komunikasi dan Informatika melalui Badan Penelitian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (Balitbang SDM) menyelenggarakan Kegiatan Pembukaan dan Pembekalan Pelatihan Digital Talent Scholarship (DTS) Tahun 2020. Kegiatan Pembukaan dan Pembekalan ini diikuti peserta dari 4 (empat) akademi yaitu Fresh Graduate Academy (FGA), Vocational School Graduate Academy (VSGA), Thematic Academy (TA), dan Regional Development Academy (RDA) yang mencapai lebih dari 4000 peserta.

Mayoritas peserta mengikuti kegiatan pembukaan ini melalui aplikasi video conference serta live streaming melalui youtube sehingga cakupan jangkauan peserta sangat luas dari Sabang hingga Merauke.

Kegiatan Pembukaan dan Pembekalan Pelatihan Digital Talent Scholarship (DTS) Tahun 2020 diawali dengan pembacaan laporan dan sambutan kegiatan yang disampaikan oleh Ketua Pelaksana DTS 2020 dan Kepala Pusat Pengembangan Profesi dan Sertifikasi Kominfo, Hedi M. Idris. Selanjutnya, kegiatan dibuka secara resmi oleh Menteri Kominfo Johnny G. Plate yang diwakili oleh Sekretaris Jenderal Kominfo Rosarita Niken Widiastuti.

Sekretaris Jenderal Kominfo, Rosarita Niken Widiastuti menjelaskan keahlian digital di abad 21 mencakup empat kompetensi yang dibutuhkan untuk percepatan akselerasi transformasi digital di Indonesia. 4 (empat) hal yang paling dibutuhkan untuk akselerasi transformasi digital menuju digital society di Indonesia, yaitu Critical Thinking, Creativity, Collaboration, dan Coomunication dan tak lupa juga Nasionalisme. Melalui program Digital Talent Scholarship, Badan Penelitian dan Pengembangan Sumber daya Manusia Kementerian Kominfo sangat tepat mengadakan pelatihan gratis untuk membekali generasi muda dengan keahlian yang dibutuhkan industri. Beliau berharap seluruh peserta yang mengikuti program Digital Talent Scholarship ini dapat memanfaatkan kesempatan ini dengan sebaik-baiknya.

Selanjutnya, Kegiatan dilanjutkan dengan Talkshow Ngobrol Digital Bareng DTS 2020 (NGORBIT) dengan tema Lebih dekat dengan Digital Talent Scholarship (DTS) yang dilaksanakan secara virtual yang di moderatori oleh Staf Khusus Menteri Kominfo, Lathifa Al Anshori. Talkshow ini diisi 6 (enam) Narasumber yaitu: Sekretaris Utama Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP), Karjono; Kepala Badan Penelitian dan Pengembangan SDM (Balitbang SDM); Basuki Yusuf Iskandar; CEO Dicoding Indonesia (mitra penyelenggara DTS), Narenda Wicaksono; Direktur IT dan Operasi Bank Negara Indonesia (mitra penyelenggara DTS), Y.B. Hariantono; Wakil Direktur IV Bidang Kerjasama Politeknik Negeri Jakarta (mitra penyelenggara DTS), Iwan Supriyadi, dan Dekan Fakultas Sains dan Teknik Universitas Nusa Cendana (mitra penyelenggara DTS), Hery Leo Sianturi.

Dalam kesempatan Talkshow Ngobrol Digital Bareng DTS 2020, Sekretaris Utama Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP), Karjono memberikan Pembekalan mengenai nilai-nilai Pancasila di era digital, dengan garis besar membahas tentang era digital di generasi muda, esensi Pancasila sebagai ideologi bangsa, Pancasila merupakan panduan utk bangsa, dan tantangan generasi Pancasila di era digital. Kemudian beliau menyampaikan “seluruh masyarakat Indonesia harus menjunjung tinggi Pancasila”.

Kepala Badan Penelitian dan Pengembangan SDM Kementerian Kominfo, Basuki Yusuf Iskandar dalam talkshow ini menjelaskan manfaat yang didapatkan peserta DTS yaitu Ilmu Pengetahuan, Kemampuan keahlian(skill), dan Attitude (soft skill). 3 (tiga) manfaat ini mempunyai peran penting dalam konstribusi untuk kepentingan negara. Selain itu, dijelaskan fasilitas untuk talenta digital pasca pelatihan yaitu peserta mendapat pelatihan soft skills seperti pelatihan Bahasa inggris dan personal branding bagi lulusan akademi Fresh Graduate Academy (FGA) dan Vocational School Graduate Academy (VSGA). Tidak hanya pelatihan soft skill, Kementerian Kominfo melalui program DTS 2020 menyediakan aplikasi SIMONAS (Sistem Informasi dan Monitoring Alumni Sertifikasi yang bertujuan untuk peserta DTS pasca pelatihan menemukan peluang kerja dari berbagai industri.

Sesi terakhir, Talkshow ditutup dengan pemaparan pelaksanaan program Digital Talent Scholarship Tahun 2020 oleh para perwakilan mitra penyelenggara Digital Talent Scholarsip serta sesi tanya jawab antara narasumber dengan peserta pelatihan DTS 2020.

Sebagai informasi Tambahan, Program DTS 2020 sebagai bagian dari program pembangunan prioritas nasional yang ditujukan untuk angkatan kerja muda, masyarakat umum dan Aparatur Sipil Negara (ASN). Program Digital Talent Scholarship 2020 secara garis besar dibagi menjadi 6 akademi antara lain :

  1. Fresh Graduate Academy (FGA), program pelatihan berbasis industry bagi lulusan D3, D4 hingga S1 bidang TIK, Teknik dan MIPA.
  2. Vocational School Graduate Academy (VSGA), program pelatihan berbasis Standar Kompetensi Kerja Nasional Indonesia (SKKNI) bagi lulusan SMK dan Pendidikan Vokasi bidang TI, Telekomunikasi, Desain dan Multimedia.
  3. Thematic Academy (TA), program pelatihan multi disiplin bagi pengembangan sumber daya manusia. Tema pelatihan yang dibuka yaitu Digital Marketing, IT Project Management, Big Data (for social science), IT Perbankan, dan pelatihan TI untuk Buruh Migran. Khusus akademi ini terdapat kesempatan pemagangan di tema pelatihan IT Perbankan.
  4. Regional Development Academy (RDA), program pelatihan pengembangan sumber daya manusia yan ditujukan untuk meningkatkan kompetensi ASN di 7 Kawasan Prioritas Pariwisata dan 122 Kabupaten Prioritas Pembangunan.
  5. Online Academy (OA), program pelatihan dan sertifikasi ditujukan kepada peserta yang ingin meningkatkan keterampilan di bidang IT. Online Academy bekerja sama dengan Global Technology Company.
  6. Digital Entrepreneurship Academy (DEA), program ini bertujuan mencetak talenta digital di bidang usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM). Digital Entrepreneurship Academy bekerja sama dengan Mitra Global Tech Company.

Informasi Program Digital Talent Scholarship dapat mengunjungi https://digitalent.kominfo.go.id/ atau di https://bpptik.kominfo.go.id/ (sm/ars/hp)

Survei

Apakah informasi pada konten ini sesuai dengan tujuan website BPPTIK?
Sangat Tidak SesuaiTidak SesuaiSesuaiSangat Sesuai
(Belum ada yang menilai)
Loading...
 

Tags: ,