BPPTIK – Istana Kepresidenan, Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP), Kementerian Koordinator Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Kemenko PMK), Televisi Republik Indonesia (TVRI) dan  Kementerian Komunikasi dan Informatika (KemenKominfo) melaksanakan upacara dalam memperingati Hari Lahir Pancasila pada hari Senin  (01/6/2020), dimulai pada pukul 07.30 WIB. Upacara peringatan Hari Lahir Pancasila ini dilaksanakan dengan tetap memperhatikan protokol kesehatan pada kondisi darurat pandemi COVID-19 dengan menggunakan Aplikasi Zoom. Dihadiri oleh Presiden Republik Indonesia Bapak Joko Widodo selaku pembina Upacara, Wakil Presiden Indonesia Bapak KH. Mahruf Amin, Ketua MPR RI Bapak Bambang Soesatyo, Ketua DPR RI Ibu Puan Maharani, Kepala BPIP Bapak Yudian Wahyudi dan Menko PMK Bapak Muhadjir Effendy. Turut dihadiri pula oleh 500 karyawan/karyawati dilingkungan Kementerian Kominfo secara virtual melalui relay tayangan via aplikasi zoom. Upacara ini juga dapat disaksikan oleh seluruh masyarakat Indonesia melalui kanal Youtube Kemkominfo TV.

Dalam amanatnya sebagai pembina upacara, Presiden Republik Indonesia, Bapak Joko Widodo menyampaikan:

di tengah pandemi Covid-19 yang menguji daya juang kita sebagai bangsa, nguji pengorbanan kita, menguji kedisiplinan kita, menguji kepatuhan kita, menguji ketenangan dalam mengambil langkah kebijakan yang cepat dan tepat dalam menghadapi semua ujian tersebut kita bersyukur bahwa pancasila tetap menjadi bintang penjuru untuk menggerakan kita semuanya, menggerakan persatuan kita dalam mengatasi semua tantangan, menggerakan rasa keperdulian kita untuk saling berbagi, memperkokoh persaudaraan dan kegotongroyongan kita untuk meringankan beban seluruh anak negeri dan menumbuhkan daya juang kita dalam mengatasi setiap kesulitan setiap tantangan yang kita hadapi.

Nilai luhur Pancasila harus kita hadirkan secara nyata di kehidupan kita, Pancasila harus terus menjadi nilai yang hidup dan bekerja dalam kehidupan kita, nilai yang bekerja dalam kebijakan dan keputusan pemerintah, nilai yang hidup terus bergelora dan semangat dalam rakyat Indonesia”.

Bapak Joko Widodo juga meminta Penyelenggara Negara Pusat dan Daerah untuk terus meneguhkan kepedulian kita untuk masyarakat yang sedang mengalami kesulitan, untuk melayani masyarakat tanpa membeda-bedakan kelompok, ras dan agama serta untuk memenuhi kewajiban kita melindungi segenap bangsa dan tumpah darah Indonesia. Serta mengajak seluruh warga Indonesia dari Sabang sampai Marauke untuk terus memperkokoh tali persatuan dan persaudaraan, saling membantu dan saling bergotongroyong serta selalu optimis bahwa bangsa kita adalah bangsa pemenang dalam menghadapi masalah tantangan yang menghadang, saling memperbaiki dan berdiri diatas kaki sendiri. (bpptik/dr/ts)

Survei

Apakah informasi pada konten ini sesuai dengan tujuan website BPPTIK?
Sangat Tidak SesuaiTidak SesuaiSesuaiSangat Sesuai
(Belum ada yang menilai)
Loading...