Workshop IV Indonesian Quality Training Framework (IQTF) pada tanggal 11 sampai dengan 14 Juli 2017 di Salak Tower Hotel, Bogor. (Ist)

BPPTIK – Balai Pelatihan dan Pengembangan Teknologi Informasi dan Komunikasi (BPPTIK) mengikuti kegiatan Workshop IV Indonesian Quality Training Framework (IQTF) pada tanggal 11 sampai dengan 14 Juli 2017 di Salak Tower Hotel, Bogor.

Workshop dengan tema “Quality Assurance Auditors Training for The Indonesian Quality Training Framework (IQTF)” ini diselenggarakan oleh Direktorat Jenderal Pembinaan dan Pelatihan Produktivitas Kementerian Ketenagakerjaan RI bekerja sama dengan Temasek Foundation International dan Singapore Polytechnic. Kegiatan ini merupakan lanjutan dari workshop III yang dilaksanakan pada tanggal 13-21 Mei 2017 yang lalu di Yogyakarta, dan merupakan serangkaian kegiatan Program Peningkatan Mutu Lembaga Pelatihan Kerja (LPK) yang terdiri dari 7 workshop.

(Baca: BPPTIK Ikuti Workshop III IQTF: Management System for Implementing Indonesian Quality Training Framework di Yogyakarta)

Kegiatan dibuka oleh Direktur Bina Kelembagaan Pelatihan Kementerian Ketenagakerjaan, Dudung Heryadi. Pada sambutannya, Dudung mengatakan bahwa LPK, setelah 3 tahun berdiri, wajib memenuhi 8 standar mutu IQTF. Kewajiban tersebut diberlakukan untuk meningkatkan mutu LPK dan memprioritaskan penerapan standar mutu bagi LPK. Diharapkan penerapan standar mutu tersebut dapat meningkatkan efisiensi, efektivitas, serta meningkatkan kualitas LPK.

Materi yang dijelaskan pada workshop kali ini adalah mengenai auditor Quality Assurance (QA) dalam mengaudit pemenuhan Kerangka Mutu Pelatihan Indonesia (KMPI) atau Indonesia Quality Training Framework (IQTF) pada LPK-LPK di Indonesia. Rincian materi yang disampaikan meliputi konsep audit, kompetensi auditor, perencanaan audit, kegiatan sebelum, selama, dan sesudah audit, dalam pemenuhan standar KMPI/IQTF pada sebuah LPK. Selain itu fasilitator juga menugaskan peserta dengan diskusi, tugas kelompok, dan presentasi.

Fasilitator workshop berasal dari Singapore Polytechnic Institute. Peserta workshop kurang lebih berjumlah 100 orang yang berasal dari Kementerian teknis, Unit Pelaksana Teknis Pusat Balai Latihan Kerja, Unit Pelaksana Teknis Daerah Balai Latihan Kerja, dan Dinas yang membidangi Ketenagakerjaan Provinsi.

Workshop ditutup oleh Kepala Sub Direktorat Standar Mutu, Lamria Napitupulu. Dalam sambutannya, Lamria menyampaikan bahwa komitmen para peserta dan pimpinan instansinya sangat dibutuhkan untuk dapat mengikuti seluruh kegiatan workshop. Pada workshop berikutnya di Bandung pada bulan September, para peserta workshop akan melaksanakan praktik asesmen akreditasi pada sebuah LPK di Bandung.  (bpptik/lpa/hdn)

Survei

Apakah informasi pada konten ini sesuai dengan tujuan website BPPTIK?
Sangat Tidak SesuaiTidak SesuaiSesuaiSangat Sesuai
(1 orang telah menilai. Nilai rata-rata: 4,00, dari nilai maksimal 4)
Loading...
 

Tags: , ,